HAUS!!!!
Haus
adalah gerai minuman yang menyediakan segala jenis minuman kekinian
yang sedang hits dengan harga yang affordable, cocok untuk semua
kalangan dengan pasaran anak mahasiswa dan pelajar karena dengan harga
yang terjangkau. Haus ini merupakan usaha mitra yang tersebar di
Jabodetabek dan Bandung. Dengan data yang ada haus ini sudah mencapai 80
cabang dengan jumlah peminat percabangnya yang selalu meningkat.
Semakin hari semakin bertambah akan peminatnya, diperkirakan pengunjung
hariannya mencapai 500 orang per outlet.
Haus
ini mempunyai berbagai macam rasa diantaranya ovaltine, taro cheese,
green tea, thai tea dan masih banyak lagi. Kemasannya pun memiliki dua
ukuran yaitu small dan large. Harga yang relatif murah meriah menjadi
mangsaan anak sekolah dan mahasiswa pastinya. Haus ini dibandrol dari 5
ribu – 15 ribu dan harga bisa bertambah jika toppingnya pun bertambah.
Pemesanan nya pun sangat milenial sekali, yang tinggal pesan duduk manis
di rumah lalu pesanan datang atau yang biasanya disebut pemesanan
online. Selain pemesanan online, haus pun bisa offline tanpa perlu biaya
ongkos kirim seperti melalui online.
Salah
satu mitra haus yang berjalan dengan baik yaitu cabang Pesanggrahan
Ciputat dengan posisi tepat samping kampus Uin Syarif Hidayatullah
Jakarta. Haus cabang ini berjalan dari bulan Januari 2019 yang terhitung
baru 10 bulan berjalan. Akbar selaku pegawai haus cabang Pesanggrahan
mewakili sang pemilik untuk memberikan informasi mengenai perkembangan
akan usaha franchise haus cabang Pesanggrahan Ciputat tersebut. Haus
cabang ini mengeluarkan modal awal sebesar 150 Juta hanya untuk gabung
mitra tanpa lapak. Lapak yang di tempati merupakan lapak sendiri atau
bisa dikatakan tanggung jawab pemilik atau owner. Fasilitas yang didapat
dari gabung franchise ini mendapatkan nama brand, bahan minuman serta
kemasan minuman tersebut. Rentang waktu modal kembali mungkin hanya
membutuhkan waktu 2 bulan dari awal pembukaan, menurut Akbar. Omset yang
didapatkan sekarang ini secara rutin mencapai 6-8 Juta per minggu.
Cabang ini tidak ada kerja sama dengan yang lain, ini hanya kepemilikan
sendiri diatas brand haus. Pemilik atau owner wajib membayar pajak
kepada pemilik brand atas penghasilan yang didapat.
Beliau
berani terjun ke bisnis mitra ini karena melihat Starbucks sebagai
minuman berkemasan dengan berbagai topping yang digabung dengan minuman
kopi menjadi varian rasa dengan harga yang relatif mahal untuk kalangan
menengah. Tetapi, walaupun seperti itu masih sangat banyak peminantnya
yang terutama pencinta kopi. Maka dari itu ia berani gabung menjadi
mitra haus ini yang sama-sama menjual minuman kemasan tapi dengan selera
anak muda dan harga yang mudah dijangkau cocok untuk semua kalangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar