Rabu, 09 Oktober 2019

HAUS! Minum Lah....

HAUS!!!!

Haus adalah gerai minuman yang menyediakan segala jenis minuman kekinian yang sedang hits dengan harga yang affordable, cocok untuk semua kalangan dengan pasaran anak mahasiswa dan pelajar karena dengan harga yang terjangkau. Haus ini merupakan usaha mitra yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung. Dengan data yang ada haus ini sudah mencapai 80 cabang dengan jumlah peminat percabangnya yang selalu meningkat. Semakin hari semakin bertambah akan peminatnya, diperkirakan pengunjung hariannya mencapai 500 orang per outlet.
            Haus ini mempunyai berbagai macam rasa diantaranya ovaltine, taro cheese, green tea, thai tea dan masih banyak lagi. Kemasannya pun memiliki dua ukuran yaitu small dan large. Harga yang relatif murah meriah menjadi mangsaan anak sekolah dan mahasiswa pastinya. Haus ini dibandrol dari 5 ribu – 15 ribu dan harga bisa bertambah jika toppingnya pun bertambah. Pemesanan nya pun sangat milenial sekali, yang tinggal pesan duduk manis di rumah lalu pesanan datang atau yang biasanya disebut pemesanan online. Selain pemesanan online, haus pun bisa offline tanpa perlu biaya ongkos kirim seperti melalui online.
          Salah satu mitra haus yang berjalan dengan baik yaitu cabang Pesanggrahan Ciputat dengan posisi tepat samping kampus Uin Syarif Hidayatullah Jakarta. Haus cabang ini berjalan dari bulan Januari 2019 yang terhitung baru 10 bulan berjalan. Akbar selaku pegawai haus cabang Pesanggrahan mewakili sang pemilik untuk memberikan informasi mengenai perkembangan akan usaha franchise haus cabang Pesanggrahan Ciputat tersebut.  Haus cabang ini mengeluarkan modal awal sebesar 150 Juta hanya untuk gabung mitra tanpa lapak. Lapak yang di tempati merupakan lapak sendiri atau bisa dikatakan tanggung jawab pemilik atau owner. Fasilitas yang didapat dari gabung franchise ini mendapatkan nama brand, bahan minuman serta kemasan minuman tersebut. Rentang waktu modal kembali mungkin hanya membutuhkan waktu 2 bulan dari awal pembukaan, menurut Akbar. Omset yang didapatkan sekarang ini secara rutin mencapai 6-8 Juta per minggu. Cabang ini tidak ada kerja sama dengan yang lain, ini hanya kepemilikan sendiri diatas brand haus. Pemilik atau owner wajib membayar pajak kepada pemilik brand atas penghasilan yang didapat.
           Beliau berani terjun ke bisnis mitra ini karena melihat Starbucks sebagai minuman berkemasan dengan berbagai topping yang digabung dengan minuman kopi menjadi varian rasa dengan harga yang relatif mahal untuk kalangan menengah. Tetapi, walaupun seperti itu masih sangat banyak peminantnya yang terutama pencinta kopi. Maka dari itu ia berani gabung menjadi mitra haus ini yang sama-sama menjual minuman kemasan tapi dengan selera anak muda dan harga yang mudah dijangkau cocok untuk semua kalangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar